Pages

Wednesday, March 14, 2012

Ringkasan Teori Behaviorisme

Teori behaviorisme dengan model hubungan stimulus responnya, mendudukkan orang yang belajar sebagai individu yang pasif. Teori pembelajaran behaviorisme yang berpendapat bahwa perilaku terbentuk melelui perkaiatan antara rangsangan (stimulus) dengan tindak balas (respon). Perubahan perilaku lebih banyak karena pengaruh lingkungan. Pendapat aliran behavioristik pembelajaran adalah usaha guru membentuk tingkah laku yang diinginkan dengan menyediakan lingkungan (stimulus). Agar terjadi hubungan stimulus dan respon (tingkah laku yang diinginkan) perlu latihan, dan setiap latihan yang berhasil harus diberi hadiah dan atau rei nforcement(penguatan).
Tujuan pembelajaran menurut teori behavioristik ditekankan pada penambahan pengetahuan, sedangkan belajar sebagi aktivitas “mimetic”, yang menuntut pebelajar untuk mengungkapkan kembali pengetahuan yang sudah dipelajari dalam bentuk laporan, kuis, atau tes. Penyajian isi atau materi pelajaran menekankan pada keterampilan yang terisolasi atau akumulasi fakta mengikuti urutan dari bagian ke keseluruhan. Pembelajaran mengikuti urutan kurikulum secara ketat, sehingga aktivitas belajar lebih banyak didasarkan pada buku teks/buku wajib dengan penekanan pada ketrampilan mengungkapkan kembali isi buku teks/buku wajib tersebut.

Psikologi Pendidikan

PSIKOLOGI PENDIDIKAN

A.     Pendahuluan
Seperti kita ketahui secara umum  tujuan pendidikan nasional sebagaimana telah diamanatkan oleh Undang Undang Dasar 1945 adalah sebagai upaya mencerdaskan generasi-generasi bangsa yang nantinya akan menjadi penerus perjuangan generasi terdahulu dalam mengisi kemerdekaan bangsa Indonesia menuju bangsa yang berbudi luhur dan berkesejahteraan sosial.
Namun demikian untuk mencapai tujuan pendidikan sebagaimana diamanatkan oleh UUD 1945 diatas, bukanlah merupakan suatu hal yang mudah untuk diraih. Realitas globalisasi dan modernisasi dilengkapi dengan perkembangan teknologi yang begitu pesatnya, diakui atau tidak telah memberi dampak negatif yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan dampak positif yang ditimbulkan terhadap perkembangan para generasi bangsa ini, dan selanjutnya hal ini akan dapat menghambat pencapaian tujuan pendidikan sebagaimana diamatkan oleh UUD 1945 diatas.

Media Pembelajaran Grafik

MEDIA PEMBELAJARAN GRAFIS

A.      PENDAHULUAN
Media grafis termasuk media visual. Sebagaimana media lain media grafis juga mempunyai beberapa fungsi diantaranya menyalurkan pesan dari sumber ke penerima pesan. Dalam penerima pesan banyak di tuangkan dalam bentuk simbol-simbol komunikasi visual. Simbol-simbol tersebut perlu dipahami benar artinya agar proses penyampaian pesan dapat berhasil dan efisien.serta untuk definisi tersebut dipadukan dengan pengertian praktis, maka grafis sebagai media, dapat mengkomunikasikan fakta-fakta dan gagasan-gagasan secara jelas.

Artikel Media Papan Magnet


MEDIA PEMBELAJARAN PAPAN MAGNET

A.     Latar Belakang
Kegiatan belajar mengajar juga merupakan sebuah proses komunikasi, komunikasi memperlancar proses itu diperlukan juga media komunikasi, yang pada dunia pendidikan, media itu dikenal dengan sebutan media pembelajaran. Dalam hal ini media pembelajaran berperan sebagai perantara penyampaian informasi dari pendidik kepada peserta didik. Terdapat bermacam-macam media pembelajaran yang dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar. Tetapi dalam pelaksanaannya tidak semua media tersebut dapat digunakan. Harus disesuaikan dengan metode mengajar, kondisi siswa dan mata pelajaran yang dibahas, sehingga dengan penggunaan media tersebut diharapkan hasil belajar siswa dapat meningkat.